Senin, 02 April 2012

RPP MISSION HMI

RPP / SINDIKAT ( SISTEM PENDIDIKAN SINGKAT )

 MISSION HMI

  1. A.    Tujuan Umum :
    1. Peserta dapat memahami misi HMI dan hubungannya dengan status, sifat, asas, tujuan, fungsi dan peran organuisasi secara integral
    2. Peserta dapat bersama berjuang untuk mencapai misi mulia HMI

  1. B.     Tujuan Khusus :
    1. Peserta dapat menjelaskaqn fungsi dan perannya sebagai mahasiswa;
    2. Peserta dapat menjelaskan tafsir tujuan HMI;
    3. Peserta dapat menjelaskan hakikat fungsi dan peran HMI;
    4. Peserta dapat menjelaskan hubungan status, sifat, azas, tujuan, fungsi, dan peran HMI secara integral.

  1. C.    Tujuan Nilai Karakter Kader
    1. Peserta LK dapat membina diri dengan nafas perjuangan yang dilandasi oleh kesadaran akan peran dan fungsinya sebagai mahasiswa.
    2. Peserta dapat mengaplikasikan mindsett positif dalam memahami kehidupan secara dinamis dan nkomprehensif.
    3. Peserta dapat menumbuhkan jiwa seorang misionaris dalam mencapai tujuan mulia HMI.

  1. Metode          
    1. Ice breaking
    2. Ceramah
    3. Tanya-jawab
    4. Inkuiri
    5. Penugasan
    6. Games
    7. Permainan peran
    8. FGD

  1. E.     Bahan              :
    1. Power point
    2. White board
    3. Spidol
    4. Handout
    5. alat tulis
    6. Alat games
    7. Alat ice breaking

  1. F.     Waktu            : 6 Jam
    1. 1 jam ice breaking
    2. 1 materi pengantar
    3. 3 jam materi inti
    4. 30 menit motivasi organisasi
    5. 30 menit penugasan

  1. G.    Proses Penjelasan :

Tahapan Kegiatan
Kegiatan
Alokasi Waktu
Instruktur
Peserta
PENDAHULUAN
(Kegiatan Awal)
  • Instruktur membuka materi dengan mengucapkan salam.
  • Ice Breaking
    • Instruktur memberikan permainan dengan menggunakan gelas dan air dari botol.
    • Instruktur memainkan gelas yang dipinta dari panitia.
    • Instruktur memberikan penjelasan kepada peserta bahwa otak manusia bagaikan gelas dan ilmunya seperti air, jika kita tuangkan air pada gelas yang terbuka maka gelas ini akan terisi, namun jika kita tuangkan air pada gelas yang tertutup, maka air itu pun tidak akan masuk alias tumpah.
    • Instruktur kemudian melempar gelas ke belakang hingga pecah dan terdengar gaduh.
    • Instruktur menjelaskan bahwa kita harus mengosongkan dahulu otak kita sebelum menerima materi baru, buang semua pikiran-pikiran yang lain  (makan, pacar, hutang, dsb) dari otak kawan-kawan.
    • Gelas dipecahkan bertujuan untuk mengalihkan perhatian dan focus peserta untuk mempersiapkan diri menerima materi.

  • Instruktur mempersilakan peserta untuk mempersiapkan diri dalam pembelajaran.
  • Instruktur memotivasi dan mengapersepsikan kepada peserta dengan bertanya:
  • Siapa itu mahasiswa?
-          Manusia dilahirkan dengan segala kesempurnaan yang diberikan oleh Allah, maka dalam mengejawantahkan kehidupannya, manusia memerlukan perjuangan yang konstan untuk melakukan perubahan. Manusia yang ada dalam kategori insane adalah manusia yang dapat berpikir tentang perubahan bagi dirinya, agamanya, dan bangsanya. Maka manusia kategori ini adalah manusia intelektual. Manusia intelektual memerlukan dewasa ini identik dengan mahasiswa, maka mahasiswa lah yang harus mengagendakan perubahan menuju kebahagiaan ummat dan bangsanya. Maka mahasiswa adalah agen perubahan dan agen control social yang kritis dan mampu menjalankan tugas kemanusiaannya dengan lebih baik lagi.
  • Apa saja peran dan tanggung jawab sebagai mahasiswa?
-          Jadi mahasiswa adalah sekelompok manusia yang sadar akan peran dan tanggung jawabnya sebagai the agent of change and the agent of control social. Jika mahasiswa hanya duduk di bangku kuliah, dapat di[pastikan mahasiswa tersebut tidak pernah tahu dan bahkan tidak mau tahu akan kondisi masyarakat deasa ini, bagaimana bias menjadi agen perubahan maupun agen control social, dengan keadaannya saja ‘tutup mata’. Sebagai makhluk akademis mahasiswa dituntuk untuk berperan aktif dalam mempelajari ilmu pengetahuan seluas-luasnya, tidak terbatas ghanya milmu di salah satu bidang saja, seperti yang diajarkan di bangku perkuliahan, namun harus memiliki kompetensi disiplin ilmu yang lebih komprehensif dan luas sehingga dapat menjalankan peran dan tanggung jawabnya dengan baik sebagai agen perubahan dan agen control social yang kritis, logis, dan dinamis.

  • Mahasiswa islam dan mahasiswa Indonesia?
-          Sebagai mahasiswa yang berdomisili pada agama islam dan tanah air Indonesia, maka sudah sepatutnya mahasiswa menamakan diri sebagai anak kandung dari ummat islam dan anak kandung dari bangsa Indonesia. Sejatinya anak kandung terhadap morangtuanya adalah berbakti dan menjaga harkat dan martabat orangtuanya. Maka mahasiswa islam Indonesia pun harus mampu berbakti pada ummatnya, memperjuangkan kebahagiaan ummat menjadi landasan perjuangan mahasiswa islam. Sedangkan sebagai anak kandung dari bangsa indonesia adalah berjuang mempertahankan kemerdekaan dan mengisi kemerdekaan tersebut untuk kesejahteraan rakyat indenesia, yang merupakan saudara-saudara kita. Peran dan tanggung jawab mahasiswa HMI sebagai bagian dari ummat dan bagian dari bangsa adalah mampu berbakti sebaik-baiknya pada aturan yang telah dipaipurnakan, baik itu Al-Qur’an dan Hadits dan Undang-undang  Dasar 1945 dan Pancasila.

  • Mahasiswa dalam organisasi?
-          HMI merupakan organisasi yang mewadahi di dalamnya adalah mahasiswa muslim dan berbangsa Indonesia, maka dalam ruh organisasi HMI, mahasiswa sebagai para pejuang organisasi tersebut. Dalam konterks yang lebih luas, mahasiswa dalam organisasi harus satu visi untuk mewujudkan tujuan organisasi, maka perlu adanya sinyalemen-sinyalemen yang dapat memadukan perjuangan tersebut, yaitu tujuan organisasi.  Tujuaqn organisasi merupakan perangkat yang sacral dalam sebuah organisasi. Dengan tujuan diharapkan sebuah organisasi dapat membina anggotanya untuk mencapat hal yang paling mulia dalam organisasi tersebut.
-          Sebagai mahasiswa yang sadar akan peran dan tanggung jawabnya, maka kader HMI perlu memperjuangkan visi HMI yang sesuai dengan landasasn utuh perjuangan ummat islam dan bangsa Indonesia yang akan dijabarkan dalam materi ini selanjutnya. Mak diharapkan seluruh kader HMI dapat bersama-sama memperjuangkan misi mulia yang tertuang dalam AD/ART HMI.
  • Peserta menjawab salam dari instruktur.
  • Peserta memperhatikan ice breaking.
  • Peserta mencoba menganalisis materi ice breaking dari instruktur.



































INKUIRI












































INKUIRI


















































INKUIRI












































INKUIRI


1 jam




































1 Jam
KEGIATAN INTI




Eksplorasi
  • Instruktur menjelaskan tentang makna HMI sebagai organisasi mahasiswa.
  1. Pengertian hakikat mahasiswa
  2. Mahasiswa sebagai inti kekuatan perubahan.
  3. Dinamika gerakan mahasiswa
  • Hakikat keberadaan HMI
  1. Makna HMI sebagai organisasi yang berasaskan Islam.
    1. Islam sebagai ideologi dan ruh dari organisasi HMI merupakan perangkat utuh untuk menjalankan roda organisasi. Karena islam sebagai ajaran yang haq dan sempurna hadir di muka bumi diperuntukkan untuk mengatur pola hidup manusia agar sesuai dengan fitrah kemanusiaannya yakni sebagai khalifah di muka bumi (QS Al-Baqarah:30).
    2. Perubahan bagi HMI merupakan suatu keharusan , dengan semakin meningkatnya keyakinan akan Islam sebagai landasan teologis dalam berinteraksi secara vertikal maupun horizontal, maka pemilihan Islam sebagai azas merupakan pilihan dasar dan bukan implikasi dari sebuah dinamika kebangsaan (Memori Penjelasn tentang Islam sebagai Azas HMI)
    3. Makna independensi HMI.
      1. Status dan fungsi HMI
      2. Sifat independensi HMI
      3. Peranan independensi HMI di masa mendatang (Tafsir Independensi HMI).
  • Tujuan HMI
  1. Motivasi dasar kelahiran dan tujuan organisasi
  2. Basic demand bangsa Indonesia
  3. Arti Insan akademis, pencipta, pengabdi yang bernafaskan islam.
  4. Arti masyarakat adil makmur yang diridhai Allah Swt.
  5. Tugas anggota HMI
  • Fungsi dan peran HMI
  1. Pengertian fungsi HMI sebagai organisasi kader.
  2. Pengertian peran HMI sebagai organisasi perjuangan.
  3. Totalitas fungsi dan peran sebagai perwujudan dari tujuan HMI.
  • Hubungan antara status, sifat, asas, tujuan, fungsi dan peran HMI secara integral.

Konfirmasi
  • Instruktur memberikan penjelasan mengenai kaitan misi HMI dengan landasan perjuangan HMI
  • Instruktur memberikan ilustrasi kepada peserta dengan menggunakan metode games.
  1. Games berupa permainan misionaris, yaitu membawa air dalam gelas dengan menggunakan sarung. Permainan ini memerlukan kerjasama, kesabaran, dan ketelitian dalam perjuangan untuk mencapai misi tersebut. Dan harus dipastikan air yang dibawa dan para misionaris harus utuh sampai tujuan. Misionaris dibagi menjadi beberapa kelompok. Satu kelompok terdiri dari 4 misionaris. Dalam perjalanan ada rintangan, diantaranya para misionaris harus melompati kursi dan meja.
  2. Games selanjutnya adalah permainan meniup balon hingga ukuran terbesar dari balon tersebut. Games ini mencerminkan kesungguhan dan kerjakeras adalah ruh dari perjuangan untuk mencapai sebuah tujuan.

  • Peserta memperhatikan sambil menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh Instruktur
  • Peserta membaca artikel di LKS.
  • Peserta menentukanunsur ide teks yang dibaca.
  • Peserta menjawab pertanyaan dari Instruktur
  • Peserta bertanya kepada Instruktur
































INKUIRI

































  • Peserta membentuk kelompok yang terdiri atas 4 orang setia kelompok.
  • Peserta dan panitia menyediakan sarung dan gelas yang sudah diisi air sebagai alat permainan misionaris
  • Peserta merapatkan dan merencanakan misinya
  • Peserta harus merancang strategi jitu untuk mencapai tujuan dengan baik.
  • Peserta terkena air dinyatakan gugur menjadi misionaris
  • Peserta merancang laporan misionaris dan membuat berita acara perjalanan misionaris.
  • Peserta yang mencapai tujuan dengan utuh airnya dan misionarisnya berhak dikatakan sebagai sang misionaris perubahan.
  • Dalam permainan meniup balon, semua peserta berhak mendapatkan 1 balon yang menjadi alat perjuangannya.
  • Peserta harus meniup balon sebesar-besarnya.
  • Peserta yang  balonnya meledak dianggap gagal.
  • Peserta yang balonnya paling besar berhak menyandang predikan misionaris yang teguh.


2 jam















































































































1 Jam
KEGIATAN PENUTUP
  • Instruktur dan peserta bersama-sama membuat simpulan antara status, sifat, asas, tujuan, fungsi dan peran HMI secara integral.
  • Instruktur menginformasikan peserta untuk mereview kembali materi yang telah dipelajari di diskusi kelompok dan kegiatan-kegiatan up-grading di komisariat masing-masing.
  • Instruktut memberikan motivasi dan pengarahan hasil dari materi-materi Mission HMI agar dapat menjadi ruh perjuangan organisasi.
  • Instruktur memberikan makna hakikat dari materi Mission HMI sebagai perangkat pokok dalam memperjuangkan sebuah organisasi (HMI).
  • Instruktur mengucapkan salam
    • Peserta memberikan simpulan
    • Peserta memperhatikan informasi dari Instruktur.
    • Peserta mencatat dan mengerjakan tugas yang dibeikan instruktur.








  • Peserta menjawab salam
30 Menit





30 Menit


  1. H.    Evaluasi
    1. Test Obyektif
    2. Test Subyektif
    3. Tes partisipatif
    4. Membuat artikel
    5. Membuat skema mission HMI







  1. I.       Referensi
Al-Qurán dan Tafsirnya, Kementerian Agama RI
AD/ART HMI
Komaruddin , Ade & Muchrijin  Fauzi. 1992. HMI Menjawab Tantangan Zaman. Jakarta: PT Gunung Kelabu.
Engginar, Asghar Ali. 1999. Islam dan Teologi Pembebasan. Jakarta: Pustaka Pelajar
Syari’ati, Ali. 1992. Ideologi Kaum Intelektual: Satuan Wawasan Islam. Bandung: Miazan.
Tanja, Fiktor Imanuel. 1982.  HMI: Sejarah dan Kedudukannya di Tengah kedudukan Muslim Pembaharu Indonesia. Jakarta: Sinar Harapan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar